Membaca Buku Menjadi Kebutuhan Social distancing Masyarakat Indonesia


Pada awal tahun 2020 ini, keadaan sosial masyarakat dunia tengah diuji. Merebaknya makhluk kecil nan ganas atau kita sebut virus, membuat manusia semakin enggan keluar dari rumah. Covid-19 atau Coronavirus Disease 2019, begitulah sebutan bagi virus yang bertamu ke daratan sebagai pandemik dan melahap beberapa nyawa manusia. Upaya dilakukan pemerintah dari berbagai negara, seperti dengan menghimbau masyarakat untuk social distancing sampai memberlakukan lockdown di zona merah penyebaran wabah ini. Hal itu dilakukan demi nasib hidup manusia terhindar dari wabah penyakit yang mematikan tersebut. Di Indonesia, social distancing sudah mulai direalisasikan oleh masyarakat walaupun sebagian dari mereka masih acuh dengan anjuran pemerintah tersebut. Nantinya, social distancing ini bisa melerai rantai penyebaran virus. Begitu pun pendapat Rohman Hikmat (20), seorang Mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Padjajaran yang juga merupakan Duta Baca Jawa Barat Tahun 2020, mengenai social distancing saat diwawancarai via Whatsapp pada Selasa Sore (24/3). “Sangat membantu malah menurut aku, karena bisa jadi orang terpapar virus ini tidak terlihat gejalanya. Bisa jadi yang terlihat sehat sebenarnya ada virusnya, dan dia menularkan kepada orang di sekitar,” jelasnya. Dalam wawancara tersebut, Rohman sebagai Duta Baca Jawa Barat memberikan informasi tentang peran buku selama social distancing berlaku.


Buku Pemecah Rasa Bosan Selama Social Distancing 


Dalam memerangi rasa jenuh selama social distancing, Rohman mengaku jika membaca buku bisa menjadi obat penghilang rasa bosan. “Membaca buku merupakan cara efektif untuk menjadi obat bosan di kala social distancing. Cuma PR kita harus benar-benar menemukan satu buku yang membuat kita suka terhadap buku, agar kita ketagihan dalam membaca buku,” ujarnya.


Buku Dalam Bentuk Lain 


Di tengah pergerakan menuju perpustakaan untuk sekadar meminjam buku cukup sulit, Rohman berpendapat jika ada beberapa alternatif cara agar anak muda tidak semakin jauh dari buku. Misalnya dengan memanfaatkan alternative buku cetak seperti e-library, audio book atau penjelasan isi buku melalui video. “Selain itu, mungkin bisa dengan cara audio book atau menjelaskan isi buku melaui video pun bisa sebenarnya,” ujarnya.


Membaca Lebih Seru Selama Social Distancing 


Menurut Rohman, minat membaca anak muda di daerah kota perlu ditingkatkan. Juga, minat baca di daerah kampung perlu ditumbuhkan dengan cara memfasilitasi mereka dengan penyediaan buku. Dilansir dari www.kominfo.go.id berdasarkan survei UNESCO, tingkat minat membaca masyarakat Indonesia memang masih berada pada angka 0,001%. Itu berarti perbandingannya adalah satu orang yang rajin membaca berbanding dengan seribu orang yang tidak rajin membaca. Bukan karena tidak ada waktu untuk sekadar menyandarkan badan di kursi lalu membaca buku. Di saat masa social distancing akibat penyebaran Covid-19 ini, ditegaskan kembali oleh Rohman jika membaca buku bisa menjadi obat peredam kejenuhan selama di rumah. Dalam mengajak anak muda tetap produktif membaca buku selama di rumah, Rohman memberikan beberapa tips agar membaca buku bisa lebih seru.


Pertama, kenali genre buku yang disukai. Mengenali diri sendiri bisa menjadi sebuah jalan untuk mengetahui jenis buku apa yang disukai. Bagi Rohman, menyukai genre tertentu bisa menarik anak muda untuk menyukai bacaan.


Kedua, cari buku yang menarik. “Temukan satu buku yang menarik, yang bikin kita suka akan genre di dalamnya,” ujarnya.


Ketiga, cari manfaat buku. Cara lain untuk menarik anak muda membaca buku, menurut Rohman adalah dengan mencari tahu manfaat dari buku tertentu. Setiap buku pastilah memiliki manfaat.


Keempat, berada di lingkungan yang tepat. “Berada di lingkungan orang yang suka membaca buku,” ujar Rohman. (CicinYulianti/Mahasiswa S1 Jurusan Jurnalistik Universitas Padjajaran) Catatan redaksi: Artikel ini sebelumnya telah dipublikasikan oleh Ayobandung.com dengan judul Social Distancing: Mari Selangkah Lebih Dekat Dengan Buku!


---------

Artikel ini sudah Terbit di AyoBekasi.net, dengan Judul Membaca Buku Kebutuhan Social Distancing Masyarakat Indonesia, pada URL.

 http://www.ayobekasi.net/read/2020/04/01/5617/membaca-buku-kebutuhan-social-distancing-masyarakat-indonesia 

Comments

Popular posts from this blog

Callum Manning yang Dibully karena Baca Buku Jadi Inspirasi Anak Indonesia

Cerita di Balik Debut "Menulis"

Rahasia Sukses Membaca ala Jepang